Kamis, 25 Mei 2017

KAMU




Senyum tulus nan hangat 
Secangkir teh menemani sampai petang
Ah tidak, sekali teguk tak tersisa
Gerimis membungkus senja
Tenggelam dalam sajak tak berirama
Diukir di atas kertas usang bersama kursi goyang
Menyaksikan butir kristal jatuh dari langit
Meresap tenang dalam sajak
Merekah ruah dimamah kesunyian
Merambat cepat di sekujur tubuh
Di sana, sajakku berdongeng meredakan hujan
Menghilangkan keresahan menumbuhkan pelangi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar